Kajian Bulanan IMM UNY, “Tadabur Waktu”

Jam

Hari Sabtu, 04 Desember 2010 PK IMM UNY mengadakan kajian bulanan. Acara menjadi proker Bidang Dakwah ini diadakan di depan Rektorat UNY pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB. Kajian Bulanan kali ini mengundang Bapak Faturohman, M.Pd. sebagai pembicara. Beliau merupakan salah satu tokoh yang tak sing bagi aktivis IMM hingga aktivis pergerakan lain. Beliau sekarang diberi amanah di PP Muhammadiyah kota Jogja, dan juga menjadi dosen aktif di lingkungan FIP UNY.

Pak Faturohman, yang lebih akrab disapa Kang Fatur (karena boleh dibilang masih muda) ini mengisi materi yang bertemakan “tadabur waktu”. Inti dari tausiyah dari beliau adalah manusia sebagai ciptaan Allah yang mempunyai banyak sekali waktu harus melakukan sesuatu yang harus dilakukan, atau dalam kata lain adalah efisiensi waktu . Lebih jauh lagi Kang Fatur menjelaskan tentang substansi dari Surat Al-Asr, sebuah surat yang sangat erat kaitannya dengan waktu. Dari Surat ini kemudian diterangkan refleksi ke dalam kehidupan mahasiswa, yang merupakan peserta kajian bulanan ini. Beliau berpesan kepada mahasiswa, untuk memperhatikan kebutuhan mereka; kebutuhan individu dan kebutuhan masyarakat. Keduanya penting, hingga sebagai mahasiswa harus bisa memprioritaskan kebutuhan mereka. Tidak baik menjadi seorang mahasiswa yang terlena dengan kehidupan individunya, tanpa memikirkan hidup masyarakat yang menunggu kontribusi nyata dari mereka, dan tidak baik pula menjadi seorang aktivis yang melupakan kehidupan pribadinya.

Kemudian kaitannya dengan tahun yang sebentar lagi akan berganti, baik itu tahun Hijriyah maupun Miladiyah (Masehi), Kang Fatur menekankan pada momentum perubahan. “Sudah saatnya di dalam pergantian tahun ini seseorang harus menjadi insan yang lebih baik”, tutur Kang Fatur . Waktu akan menjadi cambuk bagi seseorang untuk melakukan perubahan. Seorang yang terhimpit oleh waktu yang terbatas, harus bisa membuat keputusan yang mungkin berbentur dengan realitas. Tujuannya adalah agar segala sesuatu itu tidak tertunda atau bisa dikatakan memubadzirkan waktu.

Di akhir acara, Kang Fatur sekali lagi menekankan untuk melakukan transformasi sehingga didapatkan sebuah solusi, solusi ke arah yang lebih baik.Untuk aktivis IMM sendiri, Kang Fatur memberikan pesan agar menekankan perubahan aqidah, akhlak dan muamalah pada kader terlebih dahulu, agar kemudian tidak terjadi sebuah fenomena aktivis yang hanya kuat dalam aksi tapi lemah dalam ibadah.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kajian Bulanan IMM UNY, “Tadabur Waktu”

  1. Cligubbombott berkata:

    belajar banyak

Terima kasih atas komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s