Kader IMM UNY “Goes to Makassar”

            Keluarga besar IMM UNY, terutama komisariat KH Ahmad Badawi mendapatkan kabar gembira dari salah satu kadernya. Bahwasannya, Umi Maslakhatun (Kabid Dakwah PK IMM Ahmad Badawi) yang biasa dipanggil Umi ini menjadi salah satu kafilah UNY dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang digelar di Universitas Muslim Imdonesia, Makassar. Acara yang berlangsung dari tanggal 10-15 Juli 2011 ini diikuti oleh lebih dari 140 peserta dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

            Perempuan kelahiran Brebes, 26 Maret 1991, yang sekarang duduk di bangku kuliah Program Studi Bimbingan dan Konseling ini mengikuti berbagai tahap seleksi dan latihan rutin baik dari Fakultas maupun Universitas untuk bisa lolos ke Makassar. Seleksi pertama yang diikuti adalah seleksi tingkat Fakultas. Seleksi yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Keluarga Muslim Ilmu Pendidikan (UKMF KMIP) diikuti oleh lebih dari 30 peserta. Ketika hasil akhir diumumkan, Immawati Umi dinobatkan menjadi juara 1 Tilawah tingkat Fakultas.

            Setelah mengikuti seleksi fakultas dan latihan rutin setiap hari Kamis, Immawati Umi mewakili Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) untuk maju ke seleksi tingkat universitas. Seleksi tingkat universitas ini berlangsung hari Sabtu, 30 April 2011 di Student Center UNY. Pada seleksi ini, Immawati Umi mengikuti dua cabang, yaitu tartil dan tilawah, serta harus bersaing dengan lebih dari 100 peserta. Hasil akhirpun menyatakan bahwa Immawati Umi berhak menjadi juara 1 tilawah dan juara 3 tartil.

            Dari seleksi universitas yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI UNY), Immawati Umi masih harus mengikuti follow-up yang berupa latihan rutin tiap minggu dan seleksi lanjutan. Hasil dari seleksi lanjutan itu pun tetap menyatakan bahwa Immawati Umi menjadi kafilah UNY cabang tilawah pada acara MTQ Nasional 2011.

            Sekelumit cerita ini semoga menjadi motivasi kita sebagai kader IMM UNY untuk tetap berkarya dan berprestasi. Selain menjunjung tinggi religiusitas dan humanitas, intelektualitas pun harus terus kita tempa. Mari berlomba-lomba menjadi insan yang anggun dalam moral dan unggul dalam intelektual.

            Fastabiqul Khairaat!

By : Mamah Distiana (Sekum Ahmad Badawi)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Terima kasih atas komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s